Satu Asa


Memandang hamparan sang megananda…
Dengan baju putih tergerai
Berpijak hamparan awan seputih kapas
Menapaki tangga demi tangga yang tertutup kabut

nun jauh disana kulihat banyak tangan melambai…
Sepasang peri kecil terbang menghampiri
Menuntun jalanku yang semakin lemah

Namun kudengar sayup isak tangis…
memanggilku kembali..
dan gema doa yang tiada henti..
satu bisik itu sangat dekat di telingaku…
Dengan satu asa yang selalu terucap
Semangatlah dewi…aku membutuhkanmu”

dan aku-pun terbangun…
Kupandangi satu sinar yg redup…
sepasang mata yang penuh cinta
Penuh kedamaian…

Tuhan…Ijinkan aku …
Mengabdi kepadanya dan kepada-MU
Karena cinta itu begitu besar
Cinta yang selalu berkumandang
menuju jalan-MU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: