Jalan Longsor di Riau akan Diturap

PEKANBARU–MICOM: Kapolres Kampar Ajun Komisaris Besar (AKB) Muttaqien mengatakan situasi terakhir jalur lintas barat yang biasanya dipadati kendaraan itu kini sudah kembali kondusif pascalongsor yang diketahui terjadi pada Sabtu (29/1) lalu.

Arus lalu lintas di Km 55-56 Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan XIII Koto Kampar, masih bisa dilalui. Namun polisi membatasi jalur yang longsor dengan tanda traffic cone atau kerucut lalu lintas.

“Kami batasi badan jalan yang longsor 60 centimeter dari pinggir jalan. Kendaraan masih bisa melintas,” ungkap Muttaqien kepada mediaindonesia.com, Minggu (30/1).

Longsor di Km 55-56 mengakibatkan akses jalan lintas barat terancam putus. Kondisi cukup parah karena selain ditimbun material longsoran dari turap tebing yang hancur, sebagian badan jalan juga pecah karena guyuran hujan yang turun terus menerus di daerah tersebut.

Sedangkan situasi longsor di Km 76-77 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar tidak terlalu parah. Meski sebagian badan jalan tertutuplongsor reruntuhan bukit, kendaraan tetap dapat melintas.

“Himbauan kepada teman-teman di Dinas PU Provinsi, karena ini jalan Negara, agar segera quick respon untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Ini sesuai dengan UU lalu lintas 22/2009,” jelas Kapolres.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Kampar, Azmi mengatakan pihaknya bersama polisi saat ini bekerja sama mengawasi titik jalan yang longsor.
“Kami memasang rambu-rambu bencana. Diharapkan tidak ada korban dari pengguna jalan,” ungkapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: